Minggu, 16 April 2017

Pengertian Sifat Fisika, Macam-macam Sifat Fisika dan Contohnya



Pengertian Sifat Fisika, Macam-macam Sifat Fisika dan Contohnya
Sifat Fisika adalah perubahan yang dialami suatu benda tanpa membentuk zat baru. Sifat ini dapat diamati tanpa mengubah zat-zat penyusun materi tersebut. Sifat fisika antara lain wujud zat, warna, bau, titik leleh, titik didih, massa jenis, kekerasan, kelarutan, kekeruhan, kemagnetan, dan kekentalan.
Adapun sifaft-sifat fisika:
1.      Sifat Fisika Yang Terlihat
Sifat ini dapat diamati dari:
1)      Wujud zat : padat, cair, dan gas
2)      Kekerasan zat : keras atau lunak
3)      Warna zat : hitam, putih, merah, kuning, dan berbagai warna lainnya
4)      Bau zat : harum, anyir, busuk, dan sebagainya
5)      Bentuk : bulat, bundar, persegi, segitiga, empat persegi panjang, balok, kubus, dan sebagainya.
6)      Tetapan fisika : massa jenis, titik lebur, titik uap, titik beku, titik didih, indeks bias, dan sebagainya.

2.      Sifat Perubahan Fisika
Sifat ini dapat dilakukan dengan cara;
1)      Melarutkan zat : mudah larut di air atau tidak
2)      Mengalirkan arus listrik : dapat mengalirkan arus listrik atau tidak.
3)      Mengalirkan panas : dapat mengalirkan panas atau tidak.
4)      Menguapkan : mudah menguap atau tidak
5)      Mendekatkan ke magnet: dapat ditarik magnet atau tidak
6)      dan berbagai kegiatan fisika lainnya.
Berikut ini contoh sifat fisika:
Hasil gambar untuk sifat-sifat fisika  `    

Sumber:
http://www.berpendidikan.com/2016/01/sifat-sifat-fisika-dan-kimia-suatu-zat-beserta-contohnya.html

Penemuan unsur dan Senyawa Terbaru yang berguna bagi kehidupan manusia dan makhluk hidup



Penemuan Unsur dan Senyawa Terbaru yang Berguna Bagi Kehidupan Manusia dan Makhluk Hidup
Indonesia boleh berbangga karena memiliki Prof Effendy, ahli kristalografi yang diakui dunia. Di tengah minimnya sarana dan prasarana penelitian, ia mampu menemukan dan menganalisis 730 senyawa koordinasi baru dari garam-garam tembaga, perak, dan logam-logam alkali dengan ligan-ligan dari unsur golongan 15. Suatu angka pencapaian yang menurut para ahli kimia amat luar biasa.
Pekan lalu, Effendy mendapatkan Habibie Award atas 22 tahun penelitiannya dalam sintesis dan penentuan struktur senyawa koordinasi, dengan menggunakan metode difraksi sinar X. Penelitian Effendy memang penelitian dasar yang manfaatnya baru dirasakan 10-20 tahun mendatang.
Penerima Habibie Award 2012 lainnya adalah Prof Dr Teguh Santoso Sukamto, kardiolog FKUI/RSCM. Baik Effendy maupun Teguh memperoleh hadiah uang 25.000 dollar AS.
Penelitian Effendy tentang struktur senyawa kimia itulah yang nantinya menjadi dasar peneliti lain untuk menciptakan berbagai inovasi untuk kepentingan medis, pangan, dan bioteknologi.
”Sekarang ini berbagai disiplin ilmu harus saling bekerja sama. Ahli biologi molekuler harus bekerja sama dengan ahli kristalografi. Molekul kecil seperti Cisplatin berbahan dasar atom platinum, hidrogen, nitrogen, dan klor, yang ditemukan 75 tahun lalu. Belum lama ini, secara tidak sengaja diketahui itu dapat digunakan sebagai obat antikanker,” Effendy menuturkan.

Sumber :
http://sains.kompas.com/read/2012/12/04/16004617/Effendy.Sang.Penemu.730.Senyawa.Baru

pengertian energi, macam-macam energi dan contoh energi



Pengertian energi, macam-macam energi dan contoh energi
Pengertian Energi adalah kemampuan untuk melakukan usaha. Energi bersifat abstrak, sulit dibuktikan namun dapat dirasakan keberadaannya. Menurut hukum Termodinamika Pertama bahwa “Energi bersifat kekal, Energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnakan, tetapi dapat berubah bentuk (konversi) dari bentuk energi yang satu ke bentuk energi yang lain.
Macam-macam energi :
1.      Energi kimia, energi yang timbul karena adanya reaksi kimia.
Contohnya: peristiwa menyala kembang api dan pada bahan bakar.
2.      Energi panas, energi yang dapat menghasilkan panas.
Contohnya: contohnya seperti matahari
3.      Energi listrik, energi yang terdapat dan terismpanpada arus listrik (muatan yang bergerak).
Contohnya:  peralatan elektronik, lampu listrik, kipas angin, setrika listrik, dan pompa air.
4.      Energi bunyi, energi yang terdapat dalam bunyi.
Contohnya: suara halilintar, petir, bunyi orang berbicara, suara alat musik dan sebagainya.
5.      Energi cahaya, energi yang terdapat pada cahaya.
Contohnya: pemotongan logam dengan menggunakan laser, kapas yang diletakkan dibawah lensa cembungyang terkena sinar matahari.
6.      Energi nuklir, energi ini yang terdapat di dalam inti atom. Energi ini dihasilkan selama reaksi nuklir.
Contohnya: pada bom atom, reaktor nuklir. Sumbernya  ada pada unsur kimia  radio aktif. 
7.      Energi kinetik, adalah energi yang dimiliki benda saat bergerak.
Contohnya: Orang yang sedang berjalan, kincir angin dan dinamo sepeda.
8.      Energi potensial, Energi Potensial disebut juga sebagai energi diam, karna energi ini dimiliki oleh benda-benda yang diam. Energi potensial adalah energi yang dimiliki benda karena keadaan atau kedudukannya.
Contohnya: ketapel, pegas, air terjun, per yang teregang, busur anak panah yang teregang, dll.
9.      Energi pegas, Energi Pegas. Semua benda yang elastis atau lentur memiliki energi pegas.
Contohnya: Benda elastis sperti ketapel, pegas, busur panah, dan trampolin dll.


Sumber:
http://www.e-jurnal.com/2013/11/pengertian-energi-dan-macam-macam.html

pengenalan unsur dan sistem periodik unsur



Pengenalan Unsur dan Sistem Periodik Unsur
Unsur adalah zat yang dapat diuraikan lagi menjadi zat lain yang lebih sederhana dengan reaksi kimia biasa. Contoh unsur; Hidrogen, Oksigen, Emas, Perak dan Karbon. Jumlah unsur di alam ini sangat banyak, kurang lebih 116 unsur. Lambang unsur atau lambang atom yang digunakan dalam kimia mempunyai simbol-simbol tertentu. Menurut Berzelius (1779-1848), setiap unsur dilambangkan dengan satu huruf yang diambil dari huruf awal nama latin unsur tersebut, dan dituliskan dengan huruf besar (kapital). Tetapi jika terdapat dua atau lebih unsur yang memiliki huruf awal nama latin yang sama, maka dapat dibedakan dengan menambahkan satu huruf yang berkaitan dengan nama latin unsur dan dituliskan dengan huruf kecil.
Sistem periodik unsur dibagi menjadi 5 :
1.      Berdasarkan Sifat Logam dan Non Logam
Unsur-unsur yang ada di alam dikelompokkan ke dalam 2 kelompok yaitu logam dan non logam. Pengelompokan ini merupakan metode paling sederhana , dilakukan dengan cara mengamati ciri-ciri fisiknya
2.      Berdasarkan Hukum Triade Dobereiner
Tahun 1817 Dobereiner menemukan adanya beberapa kelompok tiga unsur yang memiliki kemiripan sifat, yang ada hubungannya dengan massa atom. Kelompok ini dinamakan triade. Berdasarkan eksperimennya disimpulkan bahwa berat atom unsur kedua hampir sama atau mendekati berat rata-rata dari unsur sebelum dan
sesudahnya. pengelompokkan unsur Dobereiner  dapat digambarkan sebagai berikut:
                                                 Hasil gambar untuk contoh sistem periodik dobereiner
3.      Hukum Oktaf dari Newland
Unsur-unsur dikelompokkan berdasarkan kenaikan massa atom relatifnya (Ar).
Unsur ke-8 memiliki sifat kimia mirip dengan unsur pertama; unsur ke-9 memiliki sifat yang mirip dengan unsur ke-2 dst. Sifat-sifat unsur yang ditemukan berkala atau periodik setelah 8 unsur disebut Hukum Oktaf. 
                                      Hasil gambar untuk hukum oktaf newlands
4.      Berdasarkan Periodik Mendeleev
Lothar Meyer lebih mengutamakan sifat-sifat kimia unsur sedangkan Mendeleev lebih
mengutamakan kenaikan massa atom.
Menurut Mendeleev : sifat-sifat unsur adalah fungsi periodik dari massa atom
relatifnya. Artinya : jika unsur-unsur disusun menurut kenaikan massa atom relatifnya, maka Sifat tertentu akan berulang secara periodik.
5.      Sistem Periodik Modern (Sistem Periodik Panjang)
Dikemukakan oleh Henry G Moseley, yang berpendapat bahwa sifat-sifat fisis dan kimia unsur merupakan fungsi periodik dari nomor atomnya .Artinya : sifat dasar suatu unsur ditentukan oleh nomor atomnya bukan oleh massa atom relatifnya (Ar).
Pengelompokkan ini dikenal dengan sistem periodik panjang yang diketahui dengan nama Sistem Periodik Modern. Sistem ini terdiri dari 2 hal yaitu golongan (lajur vertikal) dan periode(lajur horisontal).
                             Hasil gambar untuk sistem periodik modern
Sumber :
http://psbtik.smkn1cms.net/adaptif/adaptif_kimia/struktur_atom_dan_sistim_periodik_unsur.pdf